Kata Sahabat

 

akrab

Jika tidak ada cermin, maka tiada orang yang kuasa melihat wajahnya sendiri, Jika tiada kawan maka tak ada kuasa seseorang menilai dirinya sendiri……

(Testimoni ada di bagian Komen)

Kembali

17 pemikiran pada “Kata Sahabat

  1. Pertama kali masuk kerja, di kantor baru PT. Artajasa Pembayaran Elektronis, saya melihat seonggok gumpalan daging yang agak familliar. Seperti pernah liat, tapi lupa dimana, dan tidak tahu siapa. Akhirnya setelah berkenalan, dan ternyata berasal dari kampus yang sama, baru saya sadar bahwa daging itu adalah senior yang sering tak sengaja terlihat, karena memang tidak bisa sembunyi dengan ukuran seperti itu.

    Dari kerja bareng, makan bareng, shlt bareng, jalan-jalan bareng, menurut saya abang ismali ini orangnya jujur dan baik. yaa walopun kadang suka jail ga jelas, mungkin itu akibat selama ini ga punya temen gila n seru kayak anak2 geng bogor, kerja mulu, jadi langsung menemukan dunia yg hilang hahhhaha.

    Bang mail ini orangnya rajin kerja, tp ga rajin dtg ontime jam 8 hahahha, jago presentasi, tapi dluar di bully anak2, dan suka menolong, yaa pokoknya masuk kategori baik lah yaa. tapi kelebihan yang paling menonjol tetep di ukuran dan berat badan.

    Sekian testi dari saya. Stay cool, stay fun.

  2. Ismail Radiansyah Siregar, awal kenal beliau satu kelas saat menimba ilmu pada Magister Teknologi Informasi di Universitas Indonesia. Karena karakteristik bentuk tubuh yang begitu gemuk, bikin mudah dikenal diantara teman-teman lainnya. Dalam perjalanan akademis beliau tergolong yang genius dan cepat menguasai materi pembelajaran, yang dibuktikan dengan nilai-nilai diatas memuaskan. Beliau tidak pelit ilmu, terbukti selalu mengajak untuk belajar kelompok. Dalam menyelesaikan tugas-tugas secara berkelompok beliau sangat kooperatif dan akomodatif. Setelah lulus beliau masih mau untuk membantu teman-teman kuliah baik seangkatan maupun junior. Dalam karier pekerjaan setau saya beliau sangat cemerlang, informasi yang sering terdengar yaitu keterlibatan dalam tugas yang strategis. Dalam segi pengelolaan finansial cukup mumpuni, terbukti mampu membiayai S-2 dan rumah di daerah Cilebut-Bogor.
    Demikian, catatan yang bisa saya sajikan. Kalo boleh menilai menggunakan istilah gaul “Sangat Recommended”

  3. Ismail Radiansyah, atau biasa disebut Mail.
    Ane ktemu Mail saat kuliah di Bandung sekitar tahun 2005, waktu itu kebetulan ambil D3.
    Komunikasi hanya sekedar teman kelas saja, jadi masih ga terlalu kenal lebih banyak. Di akhir masa study di D3, Ane n Mail gabung dalam suatu wadah keanggotaan yg di sana disebut Asisten Laboratorium Mikroprosessor dan Antarmuka. Nah mulai saat itulah, karna aktivitas di lab yang membutuhkan intensitas waktu yang cukup lama dalam sehari, jadi Ane dan temen2 yg lain bisa saling lebih mengenal satu sama lain.
    Singkat cerita, dari keseringannya Ane ketemu Mail, baru deh Ane bisa menilai Mail punya karakter seperti apa. Berikut beberapa poin pendapat Ane tentang Mail:
    1. Loyal
    2. Kalo makan berisik
    3. Duduk bareng bikin sempit
    4. Sabar
    5. Kreatif
    6. Sholeh
    7. Bukan Anti Sosial
    8. Mungkin Lucu
    9. Dewasa (Gede Wadah Sangu :D)
    10. Confidence
    11. Kalo jalan bareng, suka bikin malu😛
    12. Tapi kalo di depan cewe jadi JAIM
    13. dan yang terakhir adalah MAPAN dan SIAP MENIKAH (insyaAllah)
    Dari beberapa poin di atas ada yg positif dan ada jg yg negatif. Poin negatif bisa dijadikan positif, begitu juga poin positif bisa jg berubah jadi negatif😉
    Mungkin itu dulu pendapat dari Ane, mungkin nanti jg bisa ditambah lagi kalo ada yg kurang😀

  4. Well, bingung juga mau ngasih testi apa…
    Saya kenal pertama kali dengan Bung Mail ini sejak panggilannya masih Radi, sekitar tahun 1994 kalau tidak salah, ketika saya menginjak SD kelas 2. Singkat cerita kami selalu memasuki sekolah yang sama dari SD hingga SMA, dan meskipun akhirnya kampus kami berbeda, tetapi kami memasuki organisasi luar kampus yang sama yaitu KARISMA ITB. kalau dihitung-hitung kalau sekarang umur saya 27, maka 15 tahun saya hampir selalu bertemu bung Mail ini (lebih dari setengah umur saya -_-‘).

    Apakah bosan? tentu tidak, karena dari dulu ubung kita satu ini selalu pandai untuk menghangatkan suasana (meskipun terkadang beberapa barang menjadi korban, hehe..).

    Yup, salah satu kelebihan bung Mail ini pandai untuk mencairkan suasana. Suasana setegang apapun bisa menjadi lebih cair kalau ada bung Mail ini.

    Selain itu, beliau juga orang yang sangat care sama orang lain. Jika ada yang meminta bantuan, selagi masih memungkinkan dibantu, pasti ia bantu.

    Jangan tertipu oleh sifatnya yang terkadang ‘konyol’. Hal itu iya lakukan semata-mata untuk mencairkan suasana. Sebab bagi ia, kehangatan, keakraban dan teman-teman adalah nomor satu. Tetapi dibalik itu semua beliau sangat serius dalam mengerjakan sesuatu, istilahnya All Out. Dan untuk hal-hal yang bersifat jangka panjang beliau sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan.

    Katanya jika kita ingin mengenal seseorang, maka lihatlah teman-teman dekatnya. Sehingga, jika saat ini ada yang meminta saya untuk mendeskripsikan Ismail Radianyah Siregar dalam 3 kata, maka akan saya jawab, “My Best Friend”.

    Wassalam

  5. Kesan pertama ketemu mail itu, jiir ni orang gede banget.. sosoknya mirip pudge di hero dota hahaha :p kenal mail pas ngantor di artajasa, ternyata doi satu almamater pas di it telkom dl.. pantes perasaan kaya pernah liat.
    Hal yang paling sering dia dilakuin di kantor tu ngejailin gua.. mentang mentang badan gua ga segede dia kali ya, tapi untungnya sekarang udah ada genk bogor yang siap balas menyerang ketika mail beraksi.. “il ngapain temen gua lu?! Yuk seraang” hahaha thenks genk bogor😀 oiya, sebenernya si mail ini sok2an gabung genk bogor, padahal rumahnya bukan di bogor.. cilebut tapi ngaku ngaku bogor hahaha
    Kelebihannya mail banyaaak, selain kelebihan lemak doi orangnya sebenernya baik, supel, soleh dan jago presentasinya.. some day pengen liat mail langsing, insyaAllah bisa lah ya il.. aamiin

  6. pertama ketemu …ntah kapan
    dy siapa..saya pun lupa2 ingat…

    salah satu kata yg sangat melekat dlm diri saya adalah persahabatan… dan dalam jenjang waktu kehidupan saya, seorang ismail radiansyah masuk dalam lingkaran kata itu…dunia kampus dan kehidupan lab adalah tempat dimana saya bertemu,bekerjasama dan menganggap satu persatu orang yg berada di lingkungan itu sbg sahabat dan keluarga…

    waktu memang tdk pernah terulang..tp setiap peristiwa, kejadian,celoteh dan canda tawa bersama para sahabat tetap terekam kuat….

    ismail radiansyah…dalam secuplik paragrap di atas terimplisit karakter dan kepribadiannya… friendly,humoris,sanguin,kreatif,jorok dan susah diajak rapi

  7. hmmm,,klo di tanya pertama ketemu,,udah lupa juga gmn,tapi kayanya sie di organisasi yang kita perah sama-sama bernaung.Tapi sebelum bertemu namanya pernah saya dengar sebelumnya,karena kesamaan nama dia dengan teman saya yang lain yang sempat menimbukan kesalahpahaman,hahaha,,lucu kalo di ingat. Dan karena sebuah perjalanan lah kami jadi semakin saling mengenal.Perjalanan itu menjadi sangat berkesan bagi kami semua,karena di sanalah kami mememukan,membina,dan membangun bukan hanya persahabatan tapi keluarga. Dan panggilan pun mulai bertransformasi dari ismail,mail,dan sampai ke panggilan ndut,dan tidak ada maksud sedikitpun untuk mengejeknya,semua itu terjadi karena semakin terjalinnya keakraban d antara kami semua.

    Salah satu Kejadian paling berkesan adalah,saat itu adalah ulang tahunnya( AKA ismail or ndut),waktu itu hujan cukup deras saat itu kami (saya,dan 2 sahabat perempuan kami) sudah mempersiapkan kue ulang tahun yang sengaja kami buat sendiri. Sehabis Maghrib kami berangkatlah ke kampus ndut,ketika itu dia masih berada di labnya,kami datang dengan menggunakan motor,pake jas ujan,bawa kue,baju basah,dan ketika kami sampai d sana,kami di perkenalkan sebagai temannya luky(which is sahabat kami)..

    Ndut: ” eh,kenalin ini temen temennya luky*”,memperkenalkan kami kepada teman2 labnya
    *luky adalah sahabat kami,sejujurnya yang mempersatukan kami dalam sebuah perjalanan
    Saya & teman2 :”ooh,,temennya lukyy,,,,,okay,pulaaaaanggg….”
    jujur saat itu ada rasa kesal,dan kecewa,,susah2 kami datang ke kampusnya malah di perkenalkan sebagai temennya luky,,hahaha,,,begitulah c ndut,atw ismail radiansyah.

    Menurut saya pribadi ndut adalah seorang yang
    – sensitif,kadang dia bisa lebih sensitif dari kami para wanita,dan kadang dia akan sangat -manja mungkin karena dia anak satu2nya,tapi memang sifat manjanya ini hanya akan muncul kepada orang yang sudah dia anggap dekat,
    -jorok,dia bisa duduk di mana aja tanpa perduli lantai atw tempat yg dy duduki itu bersih atw tidak,walo udah sering di protes tetep aja blom berubah,
    -ceplak,(hmm,,bahasa indonya klo makan suka bunyi),lagi2 kebiasaan yg sudah sering d protes tapi tetap blom berubah
    -setia kawan,
    -berempati,
    -bertanggung jawab,
    -pengetahuan agama cukup mumpuni,
    -kadang kurang tegas dalam sesuatu,karena takut menyakiti hati orang lain,ini karena sifat sensitifnya,
    -Jam karet,sering banget janjian jam berapa dan dateng setelah 2-3 jam setelahnya,dan sering jadi orang terakhir yang datang ketika janjian
    -supel,karena inilah dy bisa punya banyak teman dan sahabat,
    -objek kejailan,dy sering jadi objek kejailan dari kami khususnya 2 sahabat laki2 lainnya,sama aku juga sie,,hahaha,,abis kadang dy bikin keseeell,,

    Dari sekian lama kami bersahabat,ndut adalah sosok yang baik,bisa saling mengingatkan dalam kebaikan,tidak sungkan untuk membantu jika diperlukan. Semoga akan selalu begitu,dan terus begitu sehingga kita akan menjadi sahabat dan menjalin persahabatan yg d ridhoi allah,,amiin ya robalalamin.

  8. yah begitu lah mail/radi/ndut, seperti yg telah di utarakan di atas. jail, konyol, tukang ngaret dan semestinya bisa lebih rapi lagi. oia, dengan alasan yang tidak jelas bung mail ga bisa makan bubur, lontong/ketupat. tapi intinya mah orangnya baik, berkeinginan kuat untuk maju (perutnya :p , hahaha, bcanda..), setia kawan dan mudah-mudahan soleh..hehe

  9. Teman saya yang satu ini kebetulan teman kantor dan teman kuliah yang selalu mengingatkan saya biar nyusul lulus😄, alhamdulillah beliau ga doyan makan nasi yang diolah menjadi makanan yang lembek2 (sebutlah lontong, lemper, ketupat, bubur, dll) coba bayangkan kalo doyan!
    Mail ini orangnya gampang sekali terlihat dari kejauhan sehingga mudah dicari (kayaknya hampir ga mungkin ilang). Jago sekali bertutur kata, presentasi, diskusi, jadi MC, dan ahli dalam mengatur anak-anak (kalo ada acara2 yg mimpin anak2 Mail lah jagonya).
    Udah punya rumah sendiri (tinggal nyari “pelengkap”nya ya il? XD)
    Ditunggu undangannya ya!

  10. Ismail hmmm (ceritanya mengenang)…. pertama ketemu ya dikantor, kesan pertama… ‘ subhanallah gede’ tapi ‘alhamdulillah mukanya baby face’ kalau sangar kan ngeri jg yah..tar gw dimakan gimana?! (T___T), setiap ketemu dikantor ngelihatnya gemes apalagi suka/murah senyum,,yaah kayak boneka teddy bear super besar yang bs berjalan gt (o__O)” #ngelantur… Pokoknya baik bgt lah,sumpah,walaupun suka dicuigai kalau jakarta dan sekitarnya terjadi gempa…

    A : loh loh gempa yah gempa…
    B: bukan si mail kepleset…
    A: oalaaah…

    Alhamdulilah dipertemukan juga di kuliah MTI,,, Yang gw tahu mail ini orangnya antusias bgt buat kuliah, masuk terus,,cek punya cek ternyata alasannya karena sebelum kuliah ada makanan prasmanan gratiss (bercanda)…(-___-)”.Yang paling membekas adalah dia menjadi teman perjuangan Karya Akhir S2 gw jg, dari sini kelihatan bahwa Mail ini orang yang empatinya tinggi, suka menolong, suka menabung (=___=)… Selalu ngasih info-info, saran-saran berharga buat sidang dan ngasih motivasi. Dan akhirnyaa…kt bs wisudaan bareng…

    Pokoknya terlepas dr joke-joke gak jelas gw di atas (maaf yah Mail..), kesimpulannya Mail adalah teman yang baik, suka senyum2, empati tinggi, suka menolong dan seru bgt kalau diajak ngobrol. Alhamdulillah..Beruntung bgt lah punya temen Mail ^___^.

    Semoga temen gw yang satu ini selalu gede…. rezekinya, selalu sehat dan cepet menikah…Amiiin

  11. demi apa ya ndut. udh ngetik banyak terus ilang. hfff.. -_-!
    saya biasa manggil orang ini dengan sebutan ndut. bukan bermaksud menjelekkan tapi bagitu faktanya. heehee
    tau ndut pertama kali di organisasi karisma itb. cuma tau aja dengan kesan, wih gendut amat tp kocak. kemudian kenal karena suatu perjalanan yg tak terduga. dan kini bersahabat kurang lebih enam tahun.
    seringnya sama ndut ini berinteraksi saat bermain. karena sudah akrab jd kadang yg keliatan banyak jeleknya. haha.. ada sih bagusnya jg tp tetep aja jd minus diliatnya. hehe
    paling ga suka dari ndut itu suka ngaret. yg ngaretnya ga tanggung tanggung. gimana ntar kalo mau akad nikah, masa iya ngaret jg ndut, kesian calon istri doong :p sukanya dr ndut suka menolong.
    inget betul, waktu itu saya pulang bermain dari rumah sahabat di matraman. tadinya cuma mau diantar sampai ke halte transjakarta eh malah jd dianter sampai lebak bulus. huaaa ndut baik bangeet :p
    overall sahabat saya satu ini baik. suka menolong, pinter ngomong (bukan buat ngibul semoga), ramah, supel, kadang plin plan, manja, kadang bikin kesel karena plin plan-nya. sudah siap dan pantes menikah. insya Allah😉

  12. Ismail/kang mail. dipanggil ‘kang’ karena pertama ketemu di SMA 2 bandung walo aslinya bukan sunda. udah 8 tahun kenal tidak byk yang berubah dari dia, tetep baik dan care, selalu semangat menolong sesama, ilmu agamanya kuat, kocak suka ngelawak, selalu momotivasi, loyal dengan teman dan yang pasti tetep segitu aja ukurannya(BIG SIZE)😀

    Pernah suatu hari bawain brownis pas nebeng di tempat dia, sampe 2 minggu ketemu dia lagi brownisnya masih di tempat yang sama dan ga disentuh sedikit pun. sejak saat itu ga akan pernah bawain lagi krn kayaknya jarang ngemil(tapi kok bisa gede gitu ya :P) dan yang heran itu dia ga suka makan bubur sekalipun lagi sakit. Untuk masalah makan biasanya klo makan sendiri porsinya buat dua orang dan kuat bgt minum(mungkin ini penyebab jadi big size :P)

    klo di mobil harus duduk samping tempat sopir karena klo di baris 2/3 ga muat, klo disuruh nyetir blom bisa(nasib nyetir sendiri pas tur jogja, solo n semarang😦 yang berefek kaki diurut sampe ga bisa tidur😥 )

    orang yang satu ini suka bgt sama kereta, mungkin itu alasan dia ngambil rumah di cilebut – bogor kali ya biar bisa naek kereta terus(tapi sayang kantornya pindah jadi ga reliable klo naek kereta). Buat dia perjalanan kereta dari stasion ke stasion menjadi hiburan tersendiri(so klo mau ngasih hadiah liburan buat kang mail kasih aja tiket kereta ekonomi dari sukabumi-bogor-jakarta-surabaya biar dia puas dgn harga terjangkau =))

    mari kita buat checklist :
    – Pendidikan S2 – OK
    – Agama Islam – OK
    – Rumah – OK
    – yg ngisi rumah – ????

    semoga cepet bawa istri ke rumah ya kang🙂

  13. setelah perjalanan yg sangat panjang utk mengenal ismail radiansyah (bisa jadi buku kl diceritain), skrg sy bisa panggil dia gendut, bisa marah2 dgn sesuka hati, bisa menghina seenak jidat,bisa morotan atmna sesuka hati. hahahaha..

    inget bertualang nyari kerja ke jakarta, dr satu jobfair ke jobfair yg lain. janjian naik kereta bareng, yg asalnya blg kereta jam 4 trus jam 2 krg 15 tibatiba nelpon bilang plg pake kreta jam 2. rasanya hayang neke teu eureun2. :p trus udh kerja di jkt, beda tempat kerja tp dia ngintilin sy, jadilah kami sekosan. yaaahh antara petaka dan musibah. hahaha.. tiap subuh minta dibangunin, pulang kerja kalau galau ngetok kamar, nunjukkin muka melas. trus ngacak kamar orang, kalo sakit dan manjanya keluar pasti begini “uuurrr, urg geuriiing. beliin makaaan” siapa yg tega liat makhluk besar jadi tak berdaya. -.-’

    yg paling sy suka dr ndut, jiwa sosialnya tinggi. inget pas salah satu sahabatnya mau lahiran, di jkt ini cuma berdua aja sm suaminya. malem2 jam 9 si ndut minta sy nemenin dia ke rumah sakit buat nemenin yg mau lahiran. trus satu waktu jam 10 malem minta ditemenin buat persiapan baksos di bantar gebang. satu waktu lg pas sy dan suami ajak main ke ancol, dia blg mau penyuluhan dulu di jakarta kota, jd kami ikut dia penyuluhan dl baru bisa main ke ancol. dan kl udah liat si ndut ngomong di depan umum apalagi anak-anak, sy gak pernah ragu dan selalu bangga. rasanya smua sifat jelek dia hilang, berganti dengan kekaguman. wkwkwk..

    tapi kadang2 garagara jiwa sosialnya ketinggian, jd gabisa tegas. suka bikin greget jadinya. mungkin kl punya istri harus yg agak galak kali ya biar agak seimbang. hihihi.. sok ah nduuutt mudah2an rumah barunya segera lebih “hangat” sama si pujaan hati. aamiin..

  14. Assalaamu’alaykum…..

    Setahuku namanya Ismail Radiansyah, tapi setelah semakin lama berteman ternyata itu belum lengkap😀 lebih lengkapnya Ismail Radiansyah Siregar. Aku lebih sering manggil dengan nama Kamil, ringkasan dari Kak Mail😀.

    Kesan pertama ketika baru pertama ketemu adalah dia terlihat dewasa, itu karena gaya bicaranya yang super pede waktu di depan orang banyak, sehingga terkesan selalu benar😛 Tapi ternyata aku dan dia cuma terpaut 1 tahun saja. Tapi karena dia besar (dalam arti yang sebenarnya juga :D) jadi sepertinya terlihat seperti beda beberapa tahun.

    Sampai saat ini, kira-kira sudah 5 tahun lebih aku mengenal orang ini meskipun 3-4 tahun terakhir udah langka bertatap muka. Tapi 1-2 tahun pertama waktu masih sama-sama aktif di lab dulu, dari pandanganku, Kamil ini:
    1. Sabar (karena gede kali ye, jadi bisa nampung emosi banyak banget)
    2. Tidak pernah merasa berat untuk membantu orang lain (ini yang keren banget)
    3. Punya banyak ide (kadang brilliant kadang bikin mlongo juga :D)
    4. Siap menerima saran dan kritikan sepedas apa pun (karena suka makanan pedas juga kali ye)
    5. Sholeh, insyaa Allaah
    6. Mood maker ketika berada bersama dengan rekan-rekannya
    7. Ga gampang nyerah sih

    Wah…banyak nih ternyata…mau sampai berapa baris nih klo ditulis semua😀
    Conclusion dari aku, Kamil ini recommended banget untuk dijadikan teman.🙂

    Kamil, semoga lekas ditemukan dengan jodohnya ya🙂 Aku pikir engkau sudah lebih dari siap😉 And I think you’ll be a good husband and father🙂 Insyaa Allaah……

  15. Ismail Radiansyah Siregar

    Pada suatu hari Selasa pagi yang dingin di Bandung, pas saya sedang cuti, tiba-tiba hp saya bergetar ada pesan WA masuk dari bung Mail, sahabat saya yang udah lama ga bertukar kabar.

    Saya udah kenal mail sejak tahun 2002, tentunya testi singkat ini ga bisa menggambarkan sosok bung Mail secara komprehensif, tapi bbrp pandangan saya tentang bung Mail sbb:

    1. Secara pendidikan, tentunya bung Mail udah jelas diatas rata-rata. Wisuda perguruan tinggi udah 3x: D3, S1, S2 dan bukan dari kampus yg sembarangan. Kecuali bagi yang maniac/hobby kuliah, gelar Master harusnya udah lebih dari cukup melebihi standar kualifikasi pendidikan. Yang hebat dari bung Mail, disela kesibukan waktu perkuliahan, Mail secara simultan jg aktif di berbagai organisasi yang umumnya bergerak di bidang sosial.

    2. Secara pekerjaan dan penghasilan, bung Mail udah cukup settle berkarir di kantor yang sekarang. Kantornya pun bonafide, prospektif, dan masih berkembang. Bagi yg mencari struktur income yg stabil dan long lasting, profil profesi bung Mail harusnya udah cukup untuk menghidupi gaya hidup kelas menengah. Mail bisa bergabung di perusahaan yg terkemuka ini artinya secara psikologis dan kesehatan juga nggak ada masalah.

    3. Background keluarga inti bung Mail yang saya lihat adalah potret keluarga yang hidup sederhana namun penuh dengan kebahagiaan dan keceriaan. Kebetulan bung Mail adalah anak tunggal yang terbiasa menerima curahan kasih sayang yang luar biasa banyaknya. Secara resiprokal, bung Mail juga sangat sayang kedua orangtuanya dan bisa dibilang merupakan anak berbakti yang meskipun udah hidup mandiri, tapi tetap berupaya untuk membahagiakan orangtuanya.

    4. Mail punya banyak cluster best friend, menandakan dia bukan hanya pandai berkawan, namun juga memberikan makna yang mendalam dalam setiap pertemanannya. Kalau bung Mail dalam kesulitan, saya yakin dia ga akan sulit menemukan bantuan sebagaimana juga dia ga sulit memberi bantuan.

    5. Kalau tampang jadi bahan pertimbangan, bung Mail bisa dibilang ga jelek-jelek amat dan masih cukup representatif lah kalau buat digandeng. Kelebihannya adalah berat badan, tapi justru jadi nilai positif kalau-kalau perlu bantal atau tempat bersandar yang empuk.

    6. Sisi lain bung Mail yg menurut saya perlu ditingkatkan adalah rasa percaya diri. Sepintas bung Mail mungkin terlihat sebagai sosok yg periang, jenaka, sulit serius, dan seringkali memainkan peran pendukung dan pelengkap. Padahal sebetulnya bung Mail punya potensi dan ide-ide yg kreatif sekaligus cerdas. Hanya saja, kalau berdiskusi dgn orang bung Mail lebih dulu merasa inferior dan cenderung mengalah (plegmatis) yang jadinya ide-ide cemerlangnya malah tenggelam.

    7. Terakhir, urusan jodoh yang diperlukan cuma 2: niat dan ikhlas. Kalau memang niat menikah harus segera tentukan pilihan (bisa beberapa) lalu berjuang sepenuh hati dan kemudian ikhlas kalau sudah memilih. Manusia nggak ada yang sempurna, kalau mau cari yang lebih dan lebih lagi pasti nggak akan ada ujung dan habisnya. Jadi, segera tentukan pilihan dan kejar!

    Semua hal-hal menurut saya di atas udah lebih dari cukup sebagai modal mengejar jodoh. Malah mungkin jodohmu bisa jadi ada di orang2 yg selama ini dekat.. Kita udah jamannya ngasuh anak nih sekarang, ayo segera bergabung fatherhood!

  16. Ismail…

    Lama tak bersua di dunia nyata, ternyata ketemunya di dunia maya ini.. Hehehe…

    Ismail ini saya kenal sejak sekitar tahun 2004an dalam sebuah kegiatan besar yang dilaksanakan oleh sebuah organisasi kampus di Kota Bandung. Dan saya kenal lebih jauh pada tahun 2005an ketika Ismail mendaftar pada organisasi tersebut.

    Dari interaksi yang dibilang tidak terlalu lama tersebut memang banyak kesan kepribadian Ismail yang tertangkap dan melekat dalam hati.
    1. Secara akademik, Ismail memang bukanlah orang yang sembarang. Pemahaman teori dan pengalaman2 praktis banyak dia miliki sebagai bekal Ismail untuk mengembangkan diri. Dengan bekal tsb, Ismail akhirnya bisa membahasakan ilmu2 yang rumit menjadi lebih mudah dicerna. Hal ini pula yang membuat Ismail bisa membahasakan setiap masalah yang dihadapi dan memperoleh solusi praktis-nya.

    2. Dari sisi sosial. Ismail pun orang yang sangat helpful dan friendly. Ismail sangat perhatian dengan kondisi teman2nya dan siap membantu kapanpun tanpa pamrih. Dari pengalaman saya berinteraksi dengan Ismail, di mana ada masalah di situ lah Ismail akan duduk bersama dalam mencari solusi bersama untuk menyelesaikan masalah tsb.

    3. Dalam lingkungan pergaulan, Ismail pun terkenal sebagai pribadi yang kocak dan dinamis. Ismail mampu menyesuaikan diri dengan teman2 lainnya dan bisa mencairkan suasana dengan lelucon2 yang membuat tertawa teman2nya. Selain itu, Ismail pun terkenal dengan kata-kata bijaknya membuat teman2nya tertegun dan angkat topi atas kedewasaan Ismail.

    Dan satu kesan yang pasti adalah, Ismail adalah orang yang mudah ditemukan dalam kerumunan. Apa penyebabnya? Mari kita amati foto pribadinya secara fisik.. Hehehehehe..

    Good luck, Ismail..

  17. ‘Oi dit..’
    tiba-tiba sapaan dia muncul. Lama ga nyapa, taunya disuruh isi disini, heuu..

    Mau tau Mail kayak apa mah gampang. Nonton aja Kungfu Panda. si Po tuh Mail banget.
    Mirip banget, banget. Badannya udah jelas, mirip Panda. Kelakuannya juga mirip banget. Suka makan, manja, berantakan, ngeselin, sok tau. Tapi kalau udah ada target sesuatu, sepenuh hati dikejar dan usaha terus. Sampai bisa bijak dalam berpikir. Pokoknya Mail itu Po banget.

    Kalau nyeritain tentang Mail, banyak cerita ya il :p
    Yang paling saya inget sampe sekarang adalah pertama kali ketemu waktu saya jadi supir dia dkk mau main kabaret di acara SMA saya, dia dengan santainya buang angin di mobil!! atuhlaaah.. pengen digelindingin ke jalan da. Lalu pernah dengan asiknya dia ngabisin cemilan kesukaan saya waktu rapat di rumah. Walau udah dia ganti dengan cemilan lain, tapi tetep aja sempet jadi ‘dendam’ berkepanjangan *becanda bung*. Jaman bocah dulu suka dateng ke rumah ngabisin makanan, bahkan niatnya oleh-olehin eskrim, eeh malah dia abisin sendiri eskrimnya -,- Paling semangat dateng silaturahim. Dulu, setiap saya pulang mudik dari perantauan, dia dan sobatnya selalu mampir untuk sekedar ketemu, ngobrol, dan ngabisin makanan. Sok-sokan suka ga ngakuin saya sebagai wanita, tapi sekalinya curhat tentang wanita, tetep aja nanya ke saya, wkwkwk.

    Orang yang suka berada dibalik layar, sebagai penggerak massa biar mau produktif. Celotehan dia kalo lagi serius itu suka daleem dan cukup solutif. Berjiwa sosial tinggi. Sampai sekarang aja masih suka ngajarin anak-anak jalanan. Dulu dia ikutan KORSA. Unit di Salman khusus untuk jadi volunteer ke daerah2 bencana alam. Suka kagum dengan keistiqomahannya di bidang sosial beginian. Tapi klo istiqomah untuk diet itu yang susah banget kayaknya ya il, hihi.

    Semanget banget kuliah, nyelesein tesis, dan sekarang sambil nyicil rumah. Efeknya jadi semanget kerja yang saat ini jenjang karirnya makin naik juga. Selamat ya bung, semoga semakin berkah juga.

    Penutup, saya sangat bersyukur bisa dipertemukan dengan makhluk besar berhati lembut ini. Banyak cerita udah dilalui, suka duka, tertawa menangis, hingga sakit kepala, gigi, dan hati, tapi selalu berujung dengan memaafkan dan persahabatan. Terima kasih untuk selalu menganggap saya sahabat anda hingga saat ini, walau dimana pun saya pernah berada, anda gak pernah lupa. Kirim lagi dong dark coklatnya kesini #loh.

    Semoga apapun yang lagi diusahakan, diberikan keberkahan, kemudahan, dan kelancaran🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s